Kenalan Yuk dengan “Willy Wonka” Sang Penemu Nutella, Kinder Egg, dan Ferrero Rocher!

0
3453
michele-ferrero-sejarah-nutella

Panganpedia – Pernah nonton film “Charlie and The Chocolate Factory”? Film tersebut bercerita tentang seorang anak bernama Charlie yang mendapat tiket masuk ke Pabrik Coklat milik Willy Wonka. Disana, ia lalu bertemu dengan beberapa temannya dan mengalami petualangan dalam pabrik coklat yang menakjubkan.

Eh, tahukah Anda, “Willy Wonka” yang asli ada di Italia, lho! Perkenalkan seorang pecinta coklat bernama Michele Ferrero yang berhasil meraup pendapatan 17 milyar Euro karena coklat Nutella, Kinder, dan Ferrero Rocher.

Sebagai produk olesan roti, popularitas Nutella nggak perlu diragukan lagi. Nutella kini hadir sebagai olesan dalam roti, martabak, dan aneka produk cake yang menjamur di pasaran.

Mirip dengan cerita Willy Wonka yang asli, beberapa pesaingnya mengirimkan mata-mata untuk mencuri rahasia coklat terkenal miliknya. Untuk menyembunyikan resep rahasianya, sampai-sampai ia menerjemahkan resep menjadi bahasa Arab dan menyembunyikannya di Kairo. Seluruh toko-tokonya sempat ditutup bagi pengunjung dan pabriknya tertutup.

Michele punya pekerja-pekerja yang sangat loyal dalam membangun kerajaan raksasa coklat miliknya. Banyak karyawan yang bahkan bertahan hingga tiga generasi.

baca juga :”Mengupas Manfaat Coklat Bagi Kulit

Michele dan Nutella

Perusahaan Michele awalnya dibangun oleh sang ayah, Pietro Ferrero. Dengan background bakery, Pietro bereksperimen dengan keinginannya untuk membuat coklat eksklusif dengan campuran hazelnut. Saat itu, hazelnut dipakai karena harganya yang murah dan sangat berlimpah di tempat tinggal mereka, Alba, Italia.

Kreasi Pietro dikenal dengan nama ‘gianduja’ dan dijual dengan bentuk kotak, diiris tipis, lalu dimakan bersama roti. Coklat tersebut mendapat respon yang sangat baik di pasar.

Era Pietro digantikan oleh anak laki-lakinya, Michele, yang mengambil alih perusahaan sang ayah pada tahun 1957. Sejarah Nutella, dkk pun dimulai. Setelah bergabung, Michele berinovasi dengan menambahkan gula dan menamakannya “Nutella”.

Saat ini, hampir seperempat kacang hazelnut di seluruh dunia digunakan Ferrero sebagai bahan bakunya.

iklan-nutella
Iklan Nutella di Italia

Michele memang ‘pesulap’ coklat yang handal. Dari tangannya muncul produk-produk terkenal, misalnya Kinder, Ferrero Rocher, dan Tic Tacs. Di ingatan karyawannya, ia digambarkan sebagai ‘orang yang duduk di depan meja dan mengawasi banyak teknisi berjas putih yang mencicipi penemuan terbarunya’.

Uniknya, ada sisi Willy Wonka yang juga melekat pada Michele. Sebagai penemu coklat legendaris, ia tak pernah sekalipun mau diwawancarai. Mottonya adalah “hanya dua kejadian dimana koran menyebutkan nama seseorang – kelahiran dan kematian”.

Michelle Ferrero bergabung ke dalam perusahaan keluarga tahun 1949 dan telah menciptakan 20 produk
Michelle Ferrero bergabung ke dalam perusahaan keluarga tahun 1949 dan telah menciptakan 20 produk

Michele yang workaholic bahkan menikah di rumah – dengan sekretarisnya sendiri, Maria Franza. Tapi saat mengajak Maria makan malam pada kencan pertamanya, Michele sudah mewanti-wanti. ” Ini jelas akan membosankan karena aku hanya akan berbicara tentang coklat.”

Sebagai bagian dari penerus generasinya, Michele kadangkala ‘bermain-main’ dengan menutup mata putra sulungnya, Pietro, dan menyuruhnya keluar dari pabrik hanya menggunakan daya penciumannya.

Sayangnya, Michele terpaksa harus mengungsikan anak-anaknya ke Brussel selama tahun 1970an karena banyak anak pebisnis kaya di Italia yang diculik mafia dan teroris sayap kanan.

Michele kemudian menemukan ide baru.

 

Ditemukannya Kinder, Coklat Kesukaan Anak-Anak

Tahun 1970an, Michele ingin semua anak senang dengan kejutan Paskah. Dalam impiannya, ia menginginkan coklat yang dalamnya dapat disimpan sebuah mainan. Hal inilah yang menjadi cikal bakal Kinder Surprise egg, coklat berbentuk telur yang banyak kita temukan di supermarket. Untuk proyek barunya ini, ia bahkan mempekerjakan 20 karyawan full time untuk ‘bermain-main’ dengan psikologis anak menciptakan penemuan terbarunya.

Iklan Kinder Easter egg
Iklan Kinder Surprise Egg menawarkan coklat dengan kemasan yang unik dan menarik untuk anak-anak

Coklat Kinder yang tak lumrah perlu diuji coba sebelum masuk ke pasar. Ia kemudian menjadikan sebuah supermarket di Luxemburg sebagai sasaran testing produk kepada beberapa konsumennya yang beruntung.

Produk-produk Michele yaitu Nutella, Kinder, dan Tic Tac semuanya diciptakan pada tahun 1960an. Namun, ada juga produk-produk yang redup di pasar dan akhirnya tak dilanjutkan produksinya, seperti Pico Rico Tico, Il Budino Baba, dan Negrita.

Ferrero Rocher kini jadi ikon dan coklat favorit
Ferrero Rocher kini jadi ikon dan coklat favorit
membuat-ferrero-rocher
Ferrero Rocher dibuat dengan memasukkan hazelnut ke dalam dua lingkaran wafer, kemudian dilewatkan ke dalam aliran coklat yang diberi serpihan hazelnut

Munculnya Fererro

Ferrero Rocher diluncurkan pada tahun 1980.  Produk ini dibuat dengan menaruh hazelnut ke dalam lingkaran yang dibuat dari wafer dan dibalut coklat yang dicampur dengan serpihan hazelnut. Rocher, menurut Ferrero, tidak perlu disimpan dalam kulkas, dan memiliki penyimpanan yang cukup lama yaitu 8 bulan. Untuk mempertahankan kualitas produk, produk ini bahkan sempat ditarik di Timur Tengah karena cuaca yang terlalu panas.

Di dalam pabrik Ferrero, 900 buah Ferrero Rocher dibuat dalam waktu satu menit oleh mesin-mesin dengan waktu produksi setiap hari, menjelang Natal.

perusahaan-ferrero
Ferrero kini menjadi ikon kota Alba. Semua yang mengingat Alba, selalu identik dengan pabrik coklat ini.

Pekerja Ferrero yang Setia

Loyalitas para karyawan Ferrero memang tak perlu diragukan. “Kami sangat tergila-gila dengan kualitas,” salah satu eksekutif berkata. “(Produk) ini harus sempurna.” Puluhan taster profesional dipekerjakan untuk membuat produk-produk berkualitas dalam perusahaan raksasa tersebut.

Mempertaruhkan kualitas sebagai kunci utamanya, Ferrero tak main-main dalam merekrut karyawan. Untuk terpilih sebagai taster, mereka harus benar-benar mengetahui flavor manis, pahit, asin, dan umami.

Dalam tes lain, asam sitrat, garam dapur, gula, dan kafein dilarutkan ke dalam air. Para taster harus mampu menaruhnya ke dalam urutan konsentrasi yang tepat.

Kandidat kemudian diuji dengan bahan baku, misalnya susu, untuk menebak salah satu yang kurang fresh. Hanya taster yang benar-benar profesional yang mampu membedakan Rocher yang dibuat dengan resep normal dengan Rocher yang menggunakan supplier baru.

Komitmen Michele terhadap kesejahteraan karyawan dan keluarganya layak mendapat acungan jempol. Bahkan, saat jutaan rakyat Italia banyak mengalami urbanisasi ke kota, ia menjadi pengusaha pertama yang mengirim bus sebagai transportasi karyawannya dari rumah ke pabrik, sehingga keluarganya tak perlu meninggalkan desa.

Semua keluarga dan karyawan terhenyak saat Michele meninggal di usia 47 tahun awal tahun ini karena sakit jantung saat bersepeda di Afrika Selatan. Seluruh kota Alba berbelasungkawa. Pemakamannya dihadiri 60 ribu orang, termasuk warga Alba yang rata-rata bekerja di Ferrero, beberapa perdana menteri, dan keluarga kerajaan.

Putra Michele yang termuda, Giovanni, kini menjadi kepala perusahaan menggantikan ayah dan kakaknya yang telah meninggal.

Sumber: Dailymail

Leave a Reply