Panganpedia – Sudah pernah melihat nasi berwarna biru? Jika belum, Anda dapat menemukannya jika berjalan-jalan di daerah Kelantan, Malaysia bagian utara.

Nasi kerabu adalah salah satu kuliner khas negara asal Siti Nurhaliza. Meski tak sepopuler nasi Lemak atau Nasi Briyani, tetapi rasanya juga boleh diadu, lho!

Mengenal Nasi Kerabu Malaysia

Arti dari kerabu adalah campuran dari beberapa jenis daun-daunan mentah (ulam). Aroma dari nasi kerabu khas malaysia berasal dari rempah-rempah yang diiris halus. Hidangan ini berasal dari pantai timur Malaysia, yaitu di daerah Kelantan dan Terengganu.

Nasi kerabu biasa dihidangkan dengan lauk seperti ikan asin goreng, kelapa parut, ayam goreng, ayam percik, tauge, cumi-cumi, solok lada, telur asin, atau telur. Sebagai penyedap ditambahkan saus ikan bilis (saus ini juga sangat banyak ditemukan di Malaysia).

Darimana Warna Biru Nasi Kerabu Malaysia?

Warna biru nasi tersebut bukan berasal dari bahan kimia, melainkan murni berasal dari kelopak bunga telang. Bunga telang (Clitoria ternatea, red.) ialah tumbuhan merambat yang biasa ditemukan di pekarangan atau tepi hutan. Tumbuhan anggota suku polong-polongan ini hidup di daerah tropis.

Warna biru dari bunga telang mengandung antosianin dan bermanfaat sebagai antioksidan di dalam tubuh sehingga dapat menangkal radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan juga dapat mencegah terjadinya aterosklerosis, yaitu penyumbatan pembuluh darah. Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa antosianin dapat membantu mencegah penyakit tertentu, seperti kanker dan penyakit jantung.

Membuat Nasi Kerabu Sendiri

Membuat nasi kerabu sendiri ternyata juga mudah, lho! Bahan-bahan yang disiapkan adalah beras, bunga telang, daun jeruk purut, serai, dan garam. Cuci dan tiriskan beras seperti biasa, panaskan air lalu masukan bunga telang selama 5 menit, setelah itu rendam beras dengan air bunga telang selama 10 menit dan kemudian masukan daun jeruk purut/ limau, serai dan garam. Masak nasi seperti biasa, dan tunggu sampai nasi kerabu matang.

Voila, sekarang jadi tahu ya! 🙂

Leave a Reply