Thursday, December 1, 2022
- Advertisement -
Tips dan TrikTips dan Trik Memilih Makanan Produk Jepang dengan Aman (1)

Tips dan Trik Memilih Makanan Produk Jepang dengan Aman (1)

- Advertisement -

Sebagai salah satu negara yang ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai macam negara di dunia, Jepang terkenal unik bukan hanya dari segi tempat wisatanya saja namun juga dari segi kuliner. Memilih makanan produk jepang sebenarnya tidak sulit bagi anda yang tidak bermasalah dengan alergi atau berkaitan dengan agama yang anda peluk. Tentunya semua makanan bisa anda nikmati tanpa rasa khawatir dan was-was.

Namun, bagaimana untuk anda pemeluk agama Islam atau kepercayaan lain yang melarang konsumsi alkohol beserta derivatnya dan juga derivat dari daging babi ? sedangkan halal label belum banyak beredar di Jepang? Jangan khawatir, bersama panganpedia kali ini kita akan membahas hal yang perlu diperhatikan saat akan membeli atau mengkonsumsi makanan dari Jepang dilihat dari segi komposisinya.

Roti dan biskuit

- Advertisement -

Banyak orang yang ketika mengunjungi negara ini memanfaatkan roti atau biskuit sebagai makanan untuk mengisi perut di pagi hari. Selain mudah didapat di mana saja, berbagai jenis roti di Jepang tidak dipungkiri sangat menggoda dari segi bentuk, warna dan aromanya. Tapi, tunggu dulu, apakah produk yang menggoda iman anda ini “aman konsumsi”?

Hal yang perlu diingat ketika anda membeli produk roti dan biskuit adalah jenis minyak/lemak yang digunakan, shortening, emulsifier, dan juga kandungan alkohol atau wine. Untuk lebih mudahnya, yuk kita cek melalui contoh kemasan yang tertera di bawah ini.

komposisi sweetened bun
komposisi sweetened bun

Keterangan : Bagian dalam kotak berwarna biru adalah hal utama yang sebaiknya anda ingat ketika memilih produk roti.

- Advertisement -

Pertama, 植物油脂 (syokubutsu yushi) merupakan jenis minyak/lemak dari nabati. Apabila anda menemui tulisan 動物油脂 (doubutsu yushi) maka produk tersebut menggunakan minyak/lemak dari hewan.

Kedua 乳化剤 (nyukazai) atau emulsifier. Demi keamanan, lebih baik memilih produk yang mencantumkan tulisan 乳化剤大豆を含む), yaitu emulsifier yang dibuat dari kedelai. Namun, apabila tidak tercantum大豆を含む), penulis ragu mengenai jenis emulsifier yang digunakan apakah dari hewani atau nabati. Apabila anda ingin memastikan lebih lanjut, bisa menghubungi langsung perusahaan yang mengeluarkan produk.

Ketiga 原材料の一部~, bagian ini menjelaskan kandungan lain yang biasanya berkaitan dengan alergen berupa kandungan susu dan derivatnya, telur, dan juga kedelai.

- Advertisement -

Produk Roti

Sebagai contoh lain, yuk kita cek kemasan roti selanjutnya.

img_4_m
kemasan lemon cake

Sama dengan kemasan sebelumnya, bisakah anda menemukan jenis minyak/lemak yang digunakan ? emulsifier? Kalau iya, selamat! Bedanya dengan contoh sebelumnya, di kemasan kedua ini tertulis ショートニング atau shortening. Penulis menyarankan untuk memilih jenis roti yang tidak mencantumkan shortening karena sebagian besar terbuat dari hewani. Kemudian perlu anda waspadai juga kandungan alkohol dan derivatnya yang biasanya berupa 洋酒 (yousyu) atau western liquor.

Selain beberapa hal di atas, yang anda harus perhatikan juga adalah ハム atau ham, 鶏肉 (toriniku : daging ayam) yang biasanya tertera pada kemasan sandwich. Sampai di sini, cukup mudah atau membingungkan?

Snack atau makanan ringan

Dibalut kemasan yang menarik mata dan menggugah selera, tentu saja anda ingin mencicipi berbagai jenis snack ketika memasuki supermarket di Jepang. Eits, tunggu dulu jangan asal comot ya !

Berbeda dengan roti, hal yang harus anda perhatikan pada snack atau makanan ringan lebih kompleks lagi. Saran penulis, lebih baik menghindari produk yang mencantumkan tulisan コンソメ(konsome : kaldu), 豚(buta : babi), 肉(niku : daging), チキン(chikin : ayam) dan juga ミートエキス(ekstrak daging).

Mari kita bahas melalui dua contoh kemasan keripik kentang berikut.

 img_0082Pada kemasan keripik kentang rasa original di sebelah kanan, bagian yang berada di dalam garis berwarna kuning, adalah hal yang perlu dicermati. Pertama kolom bagian atas, cek selalu jenis minyak yang digunakan dan ada atau tidaknya kanji yang disebutkan sebelumnya. Kedua, kolom bagian bawah yang mencantumkan bahan lain yang diolah bersama produk. Nah, kesimpulan untuk contoh pertama ini : Aman.

 

img_0084

 

Selanjutnya yuk intip kemasan kedua . Bagian berwarna merah merupakan komposisi yang tidak “aman konsumsi”. Tertulisチキンエキス(chikin ekisu: ekstrak ayam)、ミートパウダー(meat powder) dan juga 豚肉を含む(mengandung daging babi). Selain label bagian komposisi, jangan lupa untuk mengecek bagian bawah juga ya!

 

 

 

Mie instan

Anda pecinta mie instan? Setiap memasuki supermarket atau convenience store, akan terjajar rapi produk mie instan baik dalam kemasan cup maupun pack. Akan tetapi, anda harus siap dengan kenyataan bahwa kebanyakan mie instan buatan negara Jepang tidak dapat dikonsumsi karena komposisinya. Sebagai contoh produknya, kita lihat contoh kemasan mie instan berikut.

img_0080

Sebagian besar produk mie instan di Jepang memiliki rasa umami baik pada sup, bahan pelengkap, maupun pada bumbunya dan biasanya didapatkan dari ekstrak daging babi dan ayam. Seperti yang tertera pada gambar di atas, tertulis 豚肉(buta niku: daging babi) dan juga 鶏肉(toriniku:daging ayam). Sebagai tambahan, pada label bagian bawah juga tercantum ゼラチン(zerachin: gelatin) yang juga menjadi alasan kurang “aman konsumsi”.

Memang rumit dan harus teliti saat berbelanja demi keamanan dan terhindar dari rasa khawatir saat mengkonsumsi makanan di negara ini. Nah, dari berbagai contoh dan penjelasan yang telah dikemukakan di atas, sekarang anda tahu kan apa saja yang perlu dicek saat membeli roti, snack, dan juga mie instan?

Bagaimana dengan cokelat, yoghurt, ice cream dan lainnya? Tunggu artikel selanjutnya ya!

Update: artikel yang terbaru dapat dilihat di halaman ini Tips dan trik memilih makanan produk Jepang dengan aman (2)

 

- Advertisement -

Tinggalkan komentar

Subscribe Today

Langganan, untuk mendapatkan informasi terbaru

Get unlimited access to our EXCLUSIVE Content and our archive of subscriber stories.

Kamu Perlu Tahu

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Artikel Lain

- Advertisement -