Home Myth or Fact Benarkah Nutrisi Hilang karena Membekukan ASI?

Benarkah Nutrisi Hilang karena Membekukan ASI?

0

Panganpedia – Makanan utama bagi bayi baru lahir hingga umur 6 bulan adalah Air Susu Ibu (ASI), dan dilanjutkan hingga 2 tahun atau hingga Ibu tersebut mampu. ASI memiliki nutrisi lengkap yang dapat memberikan dukungan untuk pertumbuhan, kesehatan, imunitas dan perkembangan bayi. Makin lama pemberian ASI dan makin eksklusif pemberian ASI, maka pemahaman bahasa akan lebih baik pada usia tiga tahun dan IQ lebih tinggi verbal serta non-verbal pada usia tujuh tahun, demikian dilaporkan oleh peneliti Boston Children’s Hospital di jurnal JAMA Pediatrics.

Memerah dan menyimpan ASI adalah hal yang umum dilakukan oleh ibu khususnya ibu pekerja. Hal tersebut dilakukan demi kebutuhan ASI si bayi saat jauh dari ibu ataupun saat ibu sakit.

Apakah semakin lama ASI disimpan di kulkas semakin hilang nutrisinya?

ASI mengandung nutrisi, enzim, hormon, faktor pertumbuhan, fungsi imun dan anti-inflamasi sehingga disebut “liquid gold”. Nutrisi dominan dalam ASI adalah lemak dan protein. Pembekuan menyebabkan struktur lemak akan mengembang sehingga disarankan untuk menyisakan ruang (space) botol saat menyimpan ASI dalam botol. Suhu yang rendah membuat struktur lemak berubah saat berikatan dengan komposisi lain, dimana hal ini mengurangi konsentrasi lemak atau mengurangi energi ASI.

Beri ruang pada kantong ASI sebelum membekukan ASI Anda. Click To Tweet

Selain suhu, tempat penyimpanan ASI juga berpengaruh. Kantong plastik berbahan campuran  poliester dan polietilen menyebabkan konsentrasi lemak drastis berkurang. Pada suhu – 20’C protein ASI mengalami denaturasi sehingga konsentrasi protein akan berkurang. Namun, laktosa sebagai karbohidrat utama ASI masih stabil saat pembekuan -20’C dan tidak berpengaruh banyak terhadap perbedaan energi. Mineral seperti seng, zat besi, kalsium dan magnesium dalam ASI juga tak banyak berubah saat pembekuan.

Berapa lama ASI dapat disimpan pada suhu rendah?

Menyimpan ASI di suhu dingin sekitar 4’C (suhu kulkas) mampu mempertahankan ASI hingga 5 hari sedangkan membekukan ASI hingga -18’C (suhu freezer) dapat bertahan hingga 3 bulan.

Sedangkan, panduan lain yang disadur dari The Academy of Breastfeeding Medicine (2010) memberikan rekomendasi yang sedikit berbeda. Berikut merupakan rekomendasi lama penyimpanan ASI.

Lokasi Penyimpanan

Suhu

Rekomendasi Maksimum Lama Penyimpanan

Suhu ruang 16-29’C 3-4 jam optimal

6-8 jam acceptable pada kondisi yang sangat higienis dan bersih

Kulkas <4’C 72 jam optimal

5-8 hari acceptable pada kondisi yang sangat higienis dan bersih

Freezer < -4’C 6 bulan optimal

12 bulan acceptable

 

Jadi, menyimpan ASI pada suhu rendah aman untuk dilakukan. Agar ASI lebih aman dikonsumsi bayi, catat tanggal masuk ASI ke dalam kulkas dan gunakan secepatnya.

Ibu senang, bayipun riang.

 

Sumber:

  • Analysis of the influence of pasteurization, freezing/thawing and offer process on human milk’s macronutrient concentrations.
  • The macronutrients in human milk change after storage in various containers
  • Effect of freezing on distribution of trace elements and minerals in human and cow’s milk
  • ABM Clinical Protocol #8: Human Milk Storage Information for Home Use for Full-Term Infants (DOI: 10.1089/bfm.2010.9988)

NO COMMENTS

Leave a Reply